Hmm memang sangat menyakitkan dan membuat marah jika ada orang lain yang sedang membicarakan dan merendahkan diri kita. Bahkan membuat kita menjadi dendam kepadanya. Akan tetapi
semua itu tidak perlu untuk disimpan dan dipendam terlalu lama.
Sakit dan marah cukup dirasakan saat itu saja, kalau dendam sampai dipendam justru akan semakin
menyakitkan, merugikan kesehatan dan malah menjadi beban.
Orang
lain mau menghina atau memaki itu hak mereka, namun kitapun punya hak untuk
tidak merasa terhina.
Tapi kata-kata dan
penghinaan itu justru untuk mengingatkan dan menyadarkan kita, bahwa kita tidak boleh melakukan hal yang demikian kepada orang lain.
Jangan rasa sakit hati
yang kita dapatkan diberikan kepada orang lain sebagai pelampiasannya.
Seperti kata Audrey Teguh di dalam tulisan blognya http://halfhumanhalfcat.blogspot.com/2014/09/saat-orang-bicara-merendahkan-dirikita.html
Jadi, jika orang lain membicarakan kita dan merendahkan kita janganlah kita untuk membalasnya, dan menjadikan itu sebagai dendam kita kepada mereka. Karena kalau kita juga menghina atau merendahkan dia bukankah kita berarti sama juga seperti mereka??
Seperti kata Audrey Teguh di dalam tulisan blognya http://halfhumanhalfcat.blogspot.com/2014/09/saat-orang-bicara-merendahkan-dirikita.html
"Saat orang bicara merendahkan diri kita, itu pertanda bahwa anda sudah berada di tempat yang lebih tinggi.
Saat orang bicara dengan nada iri mengenai kita, itu adalah tanda bahwa kita sudah jauh lebih baik dari mereka."
Jadi, jika orang lain membicarakan kita dan merendahkan kita janganlah kita untuk membalasnya, dan menjadikan itu sebagai dendam kita kepada mereka. Karena kalau kita juga menghina atau merendahkan dia bukankah kita berarti sama juga seperti mereka??
Oleh sebab itu biarkan saja mereka membicarakan kita dan merendahkan kita, tanpa harus kita balas perbuatan mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar